Evaluation Movie: Style — Madhur Bhandarkar Mendapat Beberapa Penyempurnaan


Salah satu rahasia terbuka terbesar dari sinema Hindi adalah Madhur Bhandarkar membuat movie yang sama berulang kali. Yang dia lakukan hanyalah mengambil karakter yang sama—dan mengunggulinya di dunia yang buruk—dan hanya mengubah pengaturannya. Satu-satunya distort dalam kisah itu adalah mikrokosmos yang ia gambarkan paralel dengan semua masalah dunia. Jadi bisa jadi partai (Halaman 3), lampu lalu lintas (Traffic Signal), partai politik (Satta), dunia usaha (Corporate) atau club dansa (Chandani Bar), Anda tidak bisa salah mengira Madhur movie Bhandarkar. Kali ini Bhandarkar berbicara tentang kehidupan kelas atas di dunia setting.

Sinopsis Cerita Style

Meghna Mathur (Priyanka Chopra) adalah kota kecil yang mereka datangi. Gadis Chandigarh ini mendarat di Mumbai untuk menjadi design… tidak ada koreksi, itu supermodel. Tidak ada hambatan nyata di jalannya karena ‘show stopper’ Shonali saat ini mungkin menjadi pusat perhatian kota tetapi kecanduannya pada narkoba serta minuman keras ditambah dengan gaya hidupnya yang bandel telah memulai kejatuhannya. Bisa ditebak Meghna menaiki tangga menuju kesuksesan tetapi tidak sebelum melalui bagian perjuangannya di mana dia harus melakukan iklan pakaian dalam, bermain-main di sbobet. pesta-pesta demi uang antara lain.

Iklan itu membuatnya diusir dari rumah teman keluarganya serta mendaratkannya di Manav, kekasihnya. Tapi semakin tinggi Meghna semakin rendah dia jatuh. Sikapnya berubah menjadi arogansi serta membawanya menjauh dari semua yang dia sayangi. Hubungan gelapnya dengan bosnya yang sudah menikah membuatnya hamil.

Meghna akhirnya menjadi tipe orang yang dia benci. Tidak dapat melihat dirinya di cermin, dia berlari kembali ke keluarganya. Jauh dari kilau dia masih tertekan serta hanya kepercayaan ayahnya yang berubah padanya yang memberinya kepercayaan diri untuk memulai dari awal lagi. Setelah kembali, Meghna menyelamatkan jiwanya dengan mengambilnya sendiri untuk menyelamatkan Shonali, yang sekarang menjadi tunawisma. Takdir membawanya kembali ke puncak tetapi tidak sebelum menguji batas kemampuannya.

Opini Kritikus tentang Style

Seseorang dapat dengan aman mengatakan bahwa hantu ‘Chandni Bar’, movie terobosan Bhadarkar, akhirnya dapat dimakamkan. ‘Fashion’ mungkin memiliki bahan-bahan biasa dari method sutradara tetapi ini adalah movie yang lebih baik daripada beberapa karya sebelumnya.

Tentu penggalian di rumah cukup banyak serta semua orang dikarikaturkan, karakter Kangana Ranaut mencerminkan karakter Geetanjali Nagpal serta kadang-kadang secara mengejutkan dapat diprediksi tetapi movie ini dipasang dengan baik.

Satu keluhan adalah bahwa skenario bisa saja jauh lebih baik. Misalnya tidak ada alasan nyata bagi Meghna untuk awalnya membenci Shonali serta transformasinya menjadi diva seperti Naomi Campbell tidak benar-benar dibenarkan. Bahkan alasan design memiliki ‘gaya hidup’ tertentu tidak tergores lebih jauh.

Bhandarkar tidak mengeksplorasi stres atau tekanan tinggi dari dunia glamor sebagai alasan kehancuran. Sebaliknya dia senang menjaganya sesederhana siang serta malam. Oh yea, hal-hal yang bisa dilakukan…

Setting: Priyanka Chopra mendominasi

Sejauh penampilannya, ini adalah movie Priyanka Chopra. Dia cakap didukung oleh Samir Soni, Mugdha Godse serta Arbaaz Khan. Kangana Ranaut bersinar sebagai kecantikan yang tersiksa meskipun dia bisa sedikit lebih meningkatkan diksinya. Kitu Gidwani sebagai pendeta tinggi dunia modelling adalah keanggunan murni.


Leave a Reply

Your email address will not be published.